Site Loader

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Anterior cruciate ligament (ACL) adalah 1 dari 4 ligamen utama yang membuat sendi lutut menjadi stabil.Fungsi utamanya adalah mencegah tulang tibia bergeser ke arah tulang paha (femur). Selain itu ACL juga menjaga sendi lutut tetap stabil ketika lutut di gerakan dan melindungi meniscus dari tekanan ketika melakukan gerakan-gerakan atletik, seperti mendarat ke tanah setelah melompat, gerakan berputar diatas telapak kaki (pivoting) dan berhenti tiba-tiba setelah berlari.(1)
Angka kejadian cedera ACL di Amerika Serikat berdasarkan data yang pernah dilaporkan berkisar 70.000 sampai 80.000 kasus per tahun. Dalam penelitian yang lain disebutkan dengan perkiraan 200,000 kasus cedera ACL di Amerika serikat, biaya tahunan untuk pengobatan operasi saja diperkirakan sebesar US$4 milyar. (2)
MRI merupakan modalitas diagnostik yang paling umum digunakan dengan metode non-invasif yang sangat berguna untuk mengevaluasi cedera ligamen anterior (ACL).(3–5)Dalam kebanyakan kasus, robeknya ACL didiagnosis dengan pemeriksaan fisik. Namun, MRI memiliki sensitivitas dan spesifisitas yang tinggi untuk cedera tersebut dan dapat memberikan informasi berharga tentang lokasi dan luasnya cedera, serta kerusakaan sekunder dari struktur tulang dan jaringan lunak.(4,6)
Standar Operasional Prosedur pada pemeriksaan MRI lutut yang rutin dilakukan di RSPAD Gatot Soebroto menggunakan sequence PD_TSE_FS_COR, PD_TSE_COR, PD TSE SAG_2MM, T2_ME2D_SAG, dan PD_TSE_FS_TRA (digunakan bila ada cairan pada knee). Tetapi menurut pengamatan peneliti selama praktik di MRI RSPAD Gatot Soebroto, pemeriksaan rutin yang dilakukan tersebut belum optimal dalam memvisualisasikan gambaran ACL pada proyeksi coronal.
Karena hasil gambaran ACL tidak terlalu baik dalam menghasilkan gambaran anatomi ACL, oleh karena itu penulis tertarik untuk meneliti tentang teknik pemeriksaan MRI lutut untuk pencitraan ACL dengan menggunakan teknik alternatif yang ada pada beberapa jurnal internasional utuk memvisualisasikan ACL yaitu dengan menggunakan teknik coronal oblique sehingga teknik pemeriksaan MRI lutut utuk memvisualisasikan ACL dapat lebih optimal.
Berdasarkan latar belakang masalah diatas, penulis membuat penelitian dengan judul “Analisis Hasil Gambaran Sequence Proton Density Pada Potongan Coronal Dan Oblique Technique Terhadap Visualisasi Anterior Cruciate Ligament ( ACL ) Pada Pemeriksaan MRI Knee Di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto”
Hal ini dimaksudkan untuk menginformasikan teknik yang tepat dalam memperlihatkan gambaran ACL dan untuk mengonfirmasi hasil gambaran ACL pada potongan sagittal.(7) Serta merupakan koreksi terhadap standar operasional prosedur yang ada saat ini di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto.

B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah diatas maka penulis merumuskan masalah penelitian sebagai berikut :”Bagaimana Analisis Hasil Gambaran Sequence PD TSE COR dengan PD TSE Oblique Technique dalam memberikan informasi gambaran anatomi anterior cruciate ligament (ACL) dalam pemeriksaan MRI knee di Rumah Sakit Angkatan Darat Gatot Subroto tahun 2018 ? ”

C. Batasan Masalah
Dari perumusan masalah tersebut, agar penulisan skripsi ini terarah sesuai dengan tujuan yang diharapkan, maka penulis hanya membatasi pada “Pemeriksaan MRI Lutut untuk menilai gambaran anatomi Anterior Cruciate Ligament (ACL) dengan menganalisis hasil gambaran ACL dari hasil masing-masing proyeksi pengambilan gambar”.

D. Tujuan Penelitian
Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah :
1. Tujuan Umum
Tujuan penelitian ini adalah membandingkan hasil gambaran sequence proton density coronal dan oblique dalam menampilkan gambaran ACL
2. Tujuan Khusus
a. Untuk menganalisis perbedaan hasil gambaran sequence PD TSE COR dengan PD TSE COR Oblique Technique dalam menampilkan gambaran anatomi Anterior Cruciate Ligament (ACL) Pada Pemeriksaan MRI Knee di RSPAD Gatot Soebroto.
b. Untuk menentukan sequence yang paling optimal dalam menampilkan gambaran anatomi Anterior Cruciate Ligament (ACL) Pada Pemeriksaan MRI Knee di RSPAD Gatot Soebroto.

E. Manfaat Penelitian
Manfaat dalam penelitian ini adalah :
1. Sebagai acuan radiografer dalam memilih sequence yang tepat pada pemeriksaan MRI Lutut untuk melihat gambaran anatomi Anterior Cruciate Ligament (ACL) agar didapatkan informasi citra yang maksimal dalam menegakkan diagnosa.
2. Sebagai koreksi dan referensi tambahan bagi Rumah sakit dalam melakukan pemeriksaan MRI Lutut untuk memvisualisasikan gambaran anatomi Anterior Cruciate Ligament (ACL) pada potongan coronal.

F. Keaslian Penelitian
Belum pernah dilakukan penelitian dengan judul Analisis perbedaan proyeksi coronaldengan coronal oblique untuk melihat Anatomi Anterior Cruciate Ligament (ACL) pada pemeriksaan MRI Lutut di Rumah Sakit Angkatan Darat Gatot Subroto dari aspek masalah penelitian, tujuan penelitian, instrument penelitian, teknik pengumpulan data, pengolahan dan analisis data.

Post Author: admin